Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, dalam apel perdana bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov NTT, menegaskan bahwa ASN tidak boleh bekerja sekadarnya. Ia meminta agar setiap ASN bekerja dengan penuh dedikasi, tidak hanya keras, tetapi juga cerdas, tuntas, dan berdampak positif. Setiap tugas yang diemban harus diselesaikan dengan solusi nyata, efisien, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Gubernur Melki juga menekankan pentingnya nilai-nilai Ber-AKHLAK bagi ASN, yang mencakup integritas, transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan berinovasi untuk menghadapi perubahan. ASN harus menunjukkan profesionalisme, etos kerja tinggi, serta menjadi agen perubahan yang membawa birokrasi menuju arah yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan ASN bahwa mereka tidak hanya bertugas menjalankan administrasi, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan birokrasi yang lebih efisien dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Melki berharap agar ASN di NTT tidak hanya mengikuti standar kerja sektor swasta, tetapi juga menunjukkan bahwa birokrasi bisa lebih inovatif dan bekerja lebih efisien demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik. Dalam apel gabungan perdana bersama ASN Pemprov NTT, ia menekankan bahwa ASN tidak boleh bekerja sekadarnya. Mereka dituntut untuk bekerja dengan lebih keras, cerdas, tuntas, dan berdampak. Setiap tugas yang diberikan harus diselesaikan dengan solusi nyata, dilakukan secara efektif dan efisien, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Gubernur Melki juga menekankan pentingnya profesionalisme, inovasi, dan etos kerja tinggi dari ASN. ASN harus lebih dari sekadar pelaksana administrasi; mereka harus menjadi agen perubahan yang membawa birokrasi menuju arah yang lebih modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Ber-AKHLAK yang menjadi dasar bagi setiap ASN, di mana mereka wajib mengutamakan kepentingan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap kebijakan dan tindakan yang diambil transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas, keahlian, dan profesionalisme ASN, serta menciptakan lingkungan kerja yang solid dan kondusif. ASN harus siap menghadapi perubahan dan berani berinovasi, serta bekerja sama lintas sektor untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
Melki mengingatkan bahwa nilai-nilai ini bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam setiap keputusan dan tindakan nyata. ASN NTT harus menjadi contoh birokrasi yang lebih efisien, lebih inovatif, dan lebih berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, ASN NTT harus mampu bersaing dengan standar kerja sektor swasta dalam hal efisiensi dan dampak kerja untuk kemajuan daerah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.