PT SDD luncurkan IDNCODE guna cegah pemalsuan dokumen dan ijazah palsu

PT SDD Luncurkan IDNCODE untuk Cegah Pemalsuan Dokumen dan Ijazah Palsu

PT Sertifikat Dua Dimensi (PT SDD) meluncurkan IDNCODE, sebuah sistem digital yang menggunakan kode unik dua dimensi (2D) dan teknologi blockchain untuk mengatasi masalah pemalsuan dokumen, termasuk ijazah palsu. Sistem ini memungkinkan pengamanan sertifikat digital yang tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mempermudah proses verifikasi dokumen secara cepat, efisien, dan transparan.

Bintang Alexander Hermawan, Direktur Utama PT SDD, menyatakan bahwa IDNCODE dirancang untuk memastikan keaslian dan keamanan sertifikat digital. Dengan adanya teknologi blockchain, data sertifikat yang disimpan akan terlindungi dengan baik dan tidak bisa dipalsukan. Pengguna dapat memverifikasi dokumen kapan saja dan di mana saja hanya dengan memindai kode dua dimensi yang terdapat pada dokumen tersebut.

Sebagai bukti kredibilitasnya, PT SDD telah mendapatkan sertifikasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Pemerintah Republik Indonesia dan sertifikasi ISO 27001 yang menegaskan standar keamanan informasi yang diterapkan perusahaan. Saat ini, PT SDD juga sedang dalam proses untuk mendapatkan Standardisasi Nasional guna menjadi pelopor dalam pengamanan dokumen dengan teknologi blockchain.

Bintang berharap bahwa IDNCODE dapat membantu mengurangi pemalsuan dan manipulasi dokumen yang sering terjadi, serta memberikan kepercayaan lebih kepada institusi yang memerlukan dokumen yang sah. Produk ini memberikan barcode mandiri pada setiap dokumen, yang menjamin keaslian dan mencegah pemalsuan.

Peluncuran IDNCODE ini diharapkan menjadi solusi yang efektif dalam menghadapi tantangan pemalsuan dokumen yang semakin marak, khususnya di bidang pendidikan dan administrasi pemerintahan.

Jakarta (ANTARA) – PT Sertifikat Dua Dimensi (PT SDD) meluncurkan produk pengamanan dokumen berbentuk kode unik dua dimensi dan menggunakan teknologi blockchain yang diberi nama IDNCODE. Produk ini dirancang untuk mencegah tindak pemalsuan dokumen, termasuk ijazah palsu, yang semakin marak terjadi.

Direktur Utama PT SDD, Bintang Alexander Hermawan, menyatakan bahwa IDNCODE memastikan keaslian, keamanan, dan efisiensi dalam pengelolaan sertifikat digital. Selain itu, sistem ini memberikan kemudahan bagi pihak terkait untuk melakukan validasi dokumen kapan saja dan di mana saja. “Sistem ini memungkinkan verifikasi yang cepat dan transparan,” ujar Bintang dalam keterangan resminya yang dirilis di Jakarta, Jumat.

Pada peluncuran produk di Jakarta pada Kamis (6/3), Bintang menjelaskan bahwa IDNCODE adalah sebuah sistem digital yang menggunakan teknologi blockchain untuk mengkodefikasi informasi dokumen atau sertifikat. Dengan begitu, dokumen yang dilindungi oleh IDNCODE dapat diverifikasi keasliannya dengan mudah melalui kode unik dua dimensi (2D), yang meminimalisir risiko pemalsuan.

Peluncuran IDNCODE ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi masalah pemalsuan dokumen yang kerap terjadi, serta mempermudah proses verifikasi dokumen penting yang digunakan di berbagai sektor, terutama di dunia pendidikan dan administrasi.

Data sertifikat yang disimpan dalam sistem IDNCODE dijamin keamanannya dan dapat diakses dengan mudah melalui kode dua dimensi (2D). Hal ini memudahkan proses verifikasi dokumen secara cepat dan transparan, sehingga meminimalisir potensi pemalsuan.

Sebagai bukti kredibilitasnya, PT SDD telah mendapatkan sertifikasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Pemerintah Republik Indonesia dan juga telah memperoleh sertifikasi ISO 27001, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga standar keamanan informasi. Saat ini, PT SDD juga sedang dalam proses untuk mendapatkan Standardisasi Nasional guna menjadi pelopor dalam pengamanan dokumen dengan teknologi blockchain.

Dalam kesempatan tersebut, Bintang Alexander Hermawan, Direktur Utama PT SDD, berharap bahwa produk IDNCODE dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi tingkat pemalsuan dan manipulasi dokumen yang semakin marak. Bintang menjelaskan bahwa dengan menggunakan sistem ini, “Pengguna akan memiliki barcode mandiri atas dokumennya yang tidak mudah ditukar atau dipakai oleh orang lain, serta bisa dicetak dengan mudah.” Hal ini memastikan bahwa setiap dokumen yang terverifikasi tetap aman dan sah, serta hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang.

Peluncuran IDNCODE ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap sistem verifikasi dokumen, serta membantu dalam mencegah penyalahgunaan dokumen yang seringkali menjadi masalah dalam administrasi pendidikan dan sektor lainnya.

Tinggalkan Balasan