PANDI memiliki platform khusus yang dinamakan IDA DX (Identifikasi dan Analisis Domain .id) untuk mendeteksi dan menganalisis penyalahgunaan domain .id yang disusupi konten ilegal, termasuk judol (judi online). Platform ini dirancang untuk memantau dan mengidentifikasi adanya penyalahgunaan pada website yang menggunakan domain .id, seperti perjudian ilegal dan aktivitas terlarang lainnya.
Melalui aplikasi ini, PANDI dapat melakukan crawling atau pengumpulan data secara rutin untuk mendeteksi pelanggaran. Jika ditemukan konten yang melanggar, PANDI akan memberikan peringatan kepada pemilik domain melalui email atau aplikasi perpesanan. Jika tidak ada respons dalam waktu tiga hari, PANDI berhak menonaktifkan sementara website tersebut hingga pemiliknya melakukan pembersihan terhadap konten yang melanggar.
Melalui sistem ini, PANDI berhasil membersihkan lebih dari 12 ribu konten melanggar setiap bulan, yang menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam menjaga ekosistem internet Indonesia agar tetap aman dan bebas dari konten ilegal. Kerja sama yang baik antara PANDI dan pengelola website menjadi kunci dalam menanggulangi masalah ini.
Langkah-langkah ini juga mencerminkan komitmen PANDI untuk menjaga integritas domain .id sebagai identitas digital Indonesia yang aman dan terpercaya. Jika kamu tertarik, kita bisa lanjut membahas lebih dalam bagaimana teknologi di balik IDA DX berfungsi atau dampaknya bagi pengguna dan pengelola website.
PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) telah mengembangkan IDA DX, sebuah aplikasi yang khusus digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis konten ilegal di situs-situs dengan domain .id, termasuk judi online (judol). Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, menyatakan bahwa IDA DX memungkinkan pihaknya untuk memonitor dan menganalisis secara efektif penyalahgunaan yang mungkin terjadi pada website yang terdaftar di bawah domain .id.
Namun, seperti yang dijelaskan oleh John, aplikasi ini hanya berfokus pada domain .id, artinya PANDI hanya dapat melakukan analisis terhadap situs-situs yang menggunakan domain Indonesia, sementara domain internasional atau di luar .id tidak menjadi kewenangan mereka.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PANDI untuk menjaga ekosistem internet Indonesia, memastikan bahwa situs-situs yang menggunakan domain .id tidak disalahgunakan untuk kegiatan ilegal, seperti perjudian atau aktivitas yang merugikan masyarakat.
Jika kamu tertarik mengetahui lebih banyak tentang bagaimana IDA DX bekerja atau dampaknya terhadap pengelola website .id, saya bisa memberikan penjelasan lebih lanjut!
PANDI benar-benar mengoptimalkan aplikasi IDA DX untuk melakukan crawling atau pengumpulan data secara rutin dalam rangka memantau dan mendeteksi adanya pelanggaran konten di website yang menggunakan domain .id. Dengan akses penuh terhadap domain .id, PANDI memiliki kontrol yang kuat untuk membersihkan konten ilegal, seperti judi online, yang menyusup di dalamnya.
Proses crawling ini memungkinkan PANDI untuk menemukan dan menganalisis pelanggaran yang ada pada domain dengan lebih cepat. Ketika pelanggaran ditemukan, PANDI memberikan peringatan kepada pendaftar domain, baik melalui email maupun aplikasi perpesanan. Ini memberikan kesempatan bagi pengelola website untuk segera memeriksa dan membersihkan konten yang melanggar hukum atau kebijakan.
Jika dalam waktu yang ditentukan pengelola tidak merespons atau menghilangkan konten ilegal tersebut, PANDI bisa mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk menonaktifkan sementara website tersebut. Hal ini memberikan efek jera sekaligus memberi kesempatan bagi pengelola untuk mengatasi masalah dengan cepat, dengan harapan situs tersebut bisa kembali aktif setelah konten yang melanggar dibersihkan.
Langkah-langkah ini memperlihatkan bagaimana PANDI menjaga integritas dan reputasi domain .id serta berupaya menjaga agar internet Indonesia bebas dari penyalahgunaan. Pendekatan yang lebih proaktif ini juga membantu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pengelola website dalam memelihara konten yang sah dan aman.
Apakah kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana sistem pemantauan ini bekerja dari sisi teknis, atau bagaimana hal ini mempengaruhi pengelola website di Indonesia?
PANDI memiliki prosedur yang sangat tegas untuk memastikan bahwa konten ilegal yang menyusup di situs dengan domain .id dapat diatasi secara cepat dan efektif. Jika dalam waktu tiga hari setelah peringatan tidak ada respons dari pengelola domain untuk membersihkan konten yang melanggar, PANDI akan menonaktifkan sementara website tersebut. Tindakan ini memberikan kesempatan bagi pengelola untuk memperbaiki masalah dan memastikan bahwa situs tersebut tidak melanggar aturan.
John Sihar Simanjuntak mencatat bahwa PANDI berhasil melakukan pembersihan lebih dari 12 ribu konten ilegal setiap bulan, yang menunjukkan betapa besar upaya yang dilakukan untuk menjaga domain .id tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan, seperti judi online atau kegiatan ilegal lainnya.
Kerja sama yang baik antara PANDI dan pengelola website sangat penting dalam proses ini. Jika pengelola website dapat segera merespons dan membersihkan konten yang melanggar, maka masalah dapat diselesaikan lebih cepat dan situs tersebut bisa kembali aktif. Dengan sistem yang jelas dan prosedur yang tegas ini, PANDI berupaya menjaga kredibilitas dan keamanan ekosistem digital Indonesia.
Langkah ini juga bisa memberi efek jera kepada pengelola website untuk lebih berhati-hati dalam memantau konten di situs mereka, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mematuhi kebijakan dan aturan yang berlaku.
Jika kamu ingin mendalami lebih lanjut tentang dampak prosedur ini terhadap pengelola website atau bagaimana hal ini mengubah perilaku pengguna dan penyedia konten, aku bisa membantu menjelaskan lebih lanjut!
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.